Delineasi Batas Daerah Aliran Sungai (DAS) atau Daerah Tangkapan

Delineasi Batas DAS (watershed/basin) atau daerah tangkapan (catchment) sering dilakukan dalam analisis hidrologis. Delineasi tersebut ditujukan untuk membuat batas dari DAS atau daerah tangkapan dengan prinsip yang sama, yaitu seluruh air yang jatuh pada suatu DAS atau daerah tangkapan akan mengalir ke satu titik yang sama (outlet).

Perbedaan DAS dan Daerah Tangkapan

Meskipun serupa, DAS dan daerah tangkapan memiliki sedikit perbedaan dalam tujuan pembuatannya. DAS dibuat sebagai batas geomorfologis yang membagi habis suatu wilayah. Dalam pembuatan batas-batas DAS tidak ada areal yang tidak memiliki DAS. Outlet dari batas DAS adalah percabangan atau muara sungai. Fragmen batas DAS yang kecil-kecil yang biasanya terdapat di sekitar garis pantai sering digabungkan dengan batas DAS yang lebih dominan. Oleh karena itu delineasi batas DAS lebih kepada tujuan pengelolaan.

Sedangkan daerah tangkapan dibuat untuk suatu point of interest tertentu. Daerah tangkapan tidak membagi habis suatu wilayah. Keluaran dari analisis berupa dikotomi yaitu daerah tangkapan dan bukan. Outlet daerah tangkapan adalah titik interest yang dianalisis seperti bendungan, stasiun pengamatan, titik lokasi sampling dan sebagainya.

Tahapan Delineasi

Meskipun terdapat perbedaan antara delineasi batas DAS dan batas daerah tangkapan, analisis yang dilakukan serupa dengan tahapan-tahapan baku sebagai berikut.

  1. Persiapan data berupa Model Elevasi Digital (DEM) atau jika ada model terrain digital (DTM)
  2. Analisis pendahuluan seperti Rekondisi DEM yang dapat dilakukan dengan ekstensi khusus atau dengan MapAlgebra
  3. Membuat Depressionless DEM untuk mengeliminasi daerah2 cekungan yang tidak signifikan
  4. Analisis hidrologi-topografi yaitu Flow Direction dan Flow Accumulation
  5. Penentuan outlet. Untuk delineasi DAS, outlet ditentukan otomatis oleh analisis. Namun untuk delineasi daerah tangkapan, titik outlet harus ditentukan oleh pengguna.
  6. Menjalankan delineasi dengan output berupa batas DAS atau batas daerah tangkapan dalam format raster
  7. Analisis lanjutan (jika diperlukan) seperti konversi batas DAS/daerah tangkapan menjadi data vektor, analisis jejaring aliran (steram network), dsb.

Tutorial detail delineasi DAS dan daerah tangkapan disajikan pada artikel berikut
Tutorial Delineasi DAS >> Cara Delineasi Batas DAS
Tutorial Delineasi Catchment >> Cara Delineasi Batas Daerah Tangkapan

2 COMMENTS

Leave a Reply