Tipe Field pada Atribut Shapefile

Shapefile yang merupakan format data spasial paling populer memiliki beberapa tipe field pada data atributnya. Berbeda dengan tipe data/software seperti MS Excel yang dapat dengan mudah mengubah satu tipe data/sel satu ke tipe lainnya, pada shapefile tipe field tidak dapat diubah. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang matang perihal data yang akan ditampung oleh FIELD.

Sebelum membahas tipe FIELD yang tepat pada contoh di atas, kita overview dulu tipe-tipe FIELD yang dapat disematkan pada Shapefile, sebagai berikut.

  • TEXT — Dapat digunakan untuk semua karakter sebagai teks dengan rentang jumlah karakter 1 s.d. 255. Tipe field ini digunakan untuk nilai teks seperti nama tempat/anotasi atau label. Text dapat berisi angka, tetapi angka tersebut tetap dianggap sebagai teks yang tidak dapat dilakukan operasi aritmatika (tambah, kurang, bagi, kali, dsb).
  • FLOAT — 4 bytes; Angka pecahan dengan rentang luas antara +/-3,438. Float adalah tipe data angka dengan presisi tunggal yang memiliki pecahan. Jumlah presisi (jumlah angka) ditentukan konstan.
  • DOUBLE — 8 bytes; Double adalah tipe data angka dengan presisi ganda yang memiliki pecahan. Tipe Double sama dengan tipe float, hanya memiliki presisi yang lebih tinggi. Untuk data data yang angka-angka desimal sangat penting, misal angka luasan atau rupiah, tipe double yang paling sesuai.
  • SHORT — 2 bytes; Short integer digunakan untuk angka tanpa pecahan. Short integer biasa digunakan untuk data berupa ID, nomor, urutan, dan kode.
  • LONG — 4 bytes; Long integer sama dengan short integer yang digunakan untuk angka tanpa pecahan namun dengan kemungkinan digit yang lebih panjang.
  • DATE — 8 bytes; Date digunakan untuk menyimpan tanggal, waktu atau tanggal-waktu dengan contoh format mm/dd/yyy hh:mm:ss

Sebagai contoh, dalam pengelolaan suatu lahan memiliki data persil lahan dengan luasan berkisar antara 1 – 200 hektar. Satuan standar luas lahan pada lembaga tersebut adalah meter persegi dengan 2 digit di belakang koma. Jika suatu persil lahan memiliki luas 200 hektar, maka luasan tersebut diekspresikan dalam field M2 menjadi 2,000,000.00 (meter persegi, sistem US). Tipe FIELD apa yang tepat untuk penggunaan tersebut?

Tipe TEXT dan DATE tidak dapat digunakan untuk kasus di atas karena data luasan harus berupa field angka. Perhitungan luas dan aritmatika tidak akan berlaku pada field dengan tipe TEXT dan DATE.

Tipe SHORT dan LONG memiliki spesifikasi yang serupa. Keduanya digunakan untuk angka tanpa pecahan atau tanpa desimal. Nilai di dalam field SHORT atau LONG harus berupa angka bulat. Oleh karena itu kedua tipe field tidak dapat digunakan. Jika digunakan, maka nilai-nilai di belakang koma akan dihilangkan.

Tipe FLOAT dan DOUBLE memiliki spesifikasi yang mirip. Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk tipe data pecahan, tidak bulat atau dengan kata lain memiliki angka di belakang koma. Untuk contoh kasus perhitungan luas lahan dalam satuan meter persegi dan memuat dua angka di belakang koma, maka tipe FLOAT dan DOUBLE dapat digunakan.

Perbedaan antara FLOAT dan DOUBLE adalah dalam hal akurasi yang digunakan. Pada tipe FLOAT, pengguna hanya menentukan satu parameter sedangkan pada tipe DOUBLE pengguna menggunakan dua parameter, yaitu precision dan scale.

SHARE

Leave a Reply