Pages

Blog remote sensing, penginderaan jauh, rsgis, gis, sig, arcgis, qgis, geographic information system, data spasial, geospasial Indonesia

About

Blog Archive

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

RECENT$type=list-tab$date=0$au=0$c=4

REPLIES$type=list-tab$com=0$c=4$src=recent-comments

RANDOM$type=list-tab$date=0$au=0$c=4$src=random-posts

Search

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Footer Logo

Footer Logo

$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

LATEST POSTS$type=blogging$count=13$page=true$va=0

You are here: Home / , Peraturan Kepala BIG No. 3 Tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa

Peraturan Kepala BIG No. 3 Tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa

| No comment


Pendahuluan



Spesifikasi penyajian peta desa disusun dengan dengan maksud memberikan panduan dan acuan kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah dalam tahapan penyajian pembuatan Peta Desa. Ketersediaan informasi geospasial hingga tingkat desa diperlukan untuk mendukung progam pembangunan nasional. Peta Desa  dapat digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk merencanakan pembangunan nasional yang lebih menyeluruh dengan tingkat kedetilan informasi
tingkat desa. Pembuatan Peta Desa  dilaksanakan dengan menggunakan metode dan tata cara yang disusun dengan memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta standar dan/atau spesifikasi teknis yang berlaku secara nasional dan/atau internasional.

Spesifikasi penyajian peta desa merupakan aturan atau ketentuan yang dipakai sebagai tatanan untuk penyelenggaraan pembuatan Peta Desa. Norma Pembuatan Peta Desa adalah sebagai berikut:
1. Pembuatan Peta Desa  merupakan upaya untuk menyediakan Peta Desa  yang akan digunakan oleh kementerian/lembaga/pemerintah daerah untuk kepentingan pembangunan nasional;
2. Pembuatan Peta Desa  dilakukan oleh pihak-pihak yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dengan mengikuti tata cara dan spesifikasi yang telah ditentukan oleh kementerian/lembaga yang berwenang;
3. Pembuatan/penyusunan  Peta Desa  adalah  kegiatan pengolahan dan penyajian data dengan mengikuti prosedur operasional standar penyelenggaraan Pembuatan Peta Desa, seperti disebutkan dalam lampiran spesifikasi teknis ini;
4. Pemantauan dan evaluasi kegiatan pembuatan/penyusunan dilakukan oleh Badan Informasi Geospasial atau pihak lain atas nama Badan; 
5. Pembinaan kegiatan penyelenggaraan Pembuatan Peta Desa  dilakukan oleh Badan Informasi Geospasial/K/L terkait atau dapat bekerjasama dengan pihak lain dalam melakukan pembinaan tersebut;
6. Hasil kegiatan pembuatan/penyusunan Peta Desa  diintegrasikan dengan jaringan informasi geospasial nasional

Peninjauan Spesifikasi penyajian peta desa dilakukan secara berkala berdasarkan perkembangan teknologi dan metodologi pemetaan yang telah melalui pengujian terlebih dahulu.

Download Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa