$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

Reklasifikasi Peta Penutupan Lahan untuk Meningkatkan Akurasi Kerentanan Lahan [Paper]

Abstrak Informasi mengenai kerentanan lahan suatu tempat dapat digunakan untuk merencanakan rehabilitasi pada lahan tersebut kare...



Abstrak

Informasi mengenai kerentanan lahan suatu tempat dapat digunakan untuk merencanakan rehabilitasi pada lahan tersebut karena kerentanan lahan mencerminkan kepekaan lahan tersebut terhadap erosi. Kerentanan lahan ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu kelerengan, jenis tanah, hujan, dan penutupan lahan. Di antara faktor-faktor tersebut yang dapat dikelola untuk menjaga kerentanan lahan adalah penutupan lahan. Kesalahan dalam klasifikasi penutupan lahan dapat menghasilkan kerentanan lahan yang berbeda, sehingga dapat menimbulkan kesalahan dalam penyusunan rencana sampai pelaksanaan rehabilitasi lahan. Tujuan penelitian ini adalah menyesuaikan klasifikasi peta penutupan lahan yang sudah ada agar dapat mendeteksi kerentanan lahan. Analisis dilakukan dengan cara membandingkan klasifikasi peta penutupan lahan saat ini dengan kriteria penutupan lahan
untuk analisis kerentanan lahan. Hasil klasifikasi ditumpangsusunkan dengan peta sistem lahan yang kemudian dapat ditentukan kerentanannya. Hasil penelitian di DAS Cisadane menunjukkan bahwa kekurangtelitian dalam menentukan penutupan lahan pertanian lahan kering menjadi semak belukar atau tegal/tanah terbuka dapat mengakibatkan kelas rentan bergeser menjadi sangat rentan. Perbedaan penentuan hutan tanaman dan perkebunan yang masih belum ditanami dengan tegalan/tanah terbuka juga dapat memperluas kerentanan lahan sebesar 12,3%. Permukiman di perkotaan yang berubah menjadi gedung dapat menurunkan tingkat kerentanan lahan sebesar 2,1%. Penutupan lahan gedung dapat menurunkan kerentanan lahan karena erosi berkurang yang disebabkan oleh tertutupnya
tanah oleh lapisan kedap air. Namun dari aspek tata air, kondisi seperti gedung ini akan meningkatkan kerentanan tata air karena meningkatnya aliran permukaan dan berkurangnya kemampuan tanah menyerap air. Pemilihan data penutupan lahan sebagai input untuk menentukan kerentanan lahan sangat penting dan sensitif. Oleh karena itu, pada DAS Cisadane, pertanian lahan kering sebaiknya diklasifikasikan dalam tegalan dan permukiman pada daerah perkotaan diklasifikasikan sebagai gedung. 

Kata Kunci: klasifikasi, kerentanan lahan, penutupan lahan 

Abstract

Land vulnerability is an important information to formulate land rehabilitation activities since it indicates the response of that particular land to erosion. It was determined by several factors such as slope, soil types, rainfall, and land cover. The land cover could be managed to maintain the land vulnerability. Inaccuracies of land cover classification would  produce different vulnerabilities, which can cause miscalculation in land rehabilitation  planning and implementation. This research is to adjust the existing land cover classification  in order to detect land vulnerabilities. The analysis is done by comparing the classification of the existing land cover map with land cover criteria for land vulnerability analysis. The classification result then overlayed with land system map to determine the land vulnerability.  The result of a study in Cisadane watershed shows that inaccuracy in determining unirrigated farming into shrub land or moor/open field could affect the shifting of vulnerable class to very vulnerable. Differences in determining plantations and unplanted estate areas with open field
could also raise the extent of land vulnerability to 12.3%. Settlement in an urban area that  turned into buildings would reduce the level of land vulnerability to 2.1%. Buildings could  reduce the land vulnerability due to the impermeable layer would decrease erosion. However, from the hydrological point of view, the impermeable layers would increase the hydrological vulnerability due to the increased runoff and reduced ability to absorb water. Land cover data selection as input to determine the land vulnerability is very important and sensitive. For that reason, in the Cisadane Watershed, dryland farming should be classified as open field and settlement in urban areas should classify as buildings.  

Keywords: classification, land vulnerability, land cover  


COMMENTS

Nama

Data,53,Geospasial,107,GIS,76,Pustaka,19,RS,56,Software,31,Tutorial,66,
ltr
item
RSGIS INDONESIA: Reklasifikasi Peta Penutupan Lahan untuk Meningkatkan Akurasi Kerentanan Lahan [Paper]
Reklasifikasi Peta Penutupan Lahan untuk Meningkatkan Akurasi Kerentanan Lahan [Paper]
https://2.bp.blogspot.com/-qbzVMW5zjmY/XMTtaEFvGWI/AAAAAAAABrw/4ZLGYBHj_AIpqgvpqXDS4X6KAXGgA6Y4QCLcBGAs/s640/Untitled.jpg1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-qbzVMW5zjmY/XMTtaEFvGWI/AAAAAAAABrw/4ZLGYBHj_AIpqgvpqXDS4X6KAXGgA6Y4QCLcBGAs/s72-c/Untitled.jpg1.jpg
RSGIS INDONESIA
https://www.rsgis.info/2019/04/reklasifikasi-peta-penutupan-lahan-untuk-meningkatkan-akurasi-kerentanan-lahan.html
https://www.rsgis.info/
https://www.rsgis.info/
https://www.rsgis.info/2019/04/reklasifikasi-peta-penutupan-lahan-untuk-meningkatkan-akurasi-kerentanan-lahan.html
true
3008467515520484700
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy