Pages

Blog remote sensing, penginderaan jauh, rsgis, gis, sig, arcgis, qgis, geographic information system, data spasial, geospasial Indonesia

About

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

RECENT$type=list-tab$date=0$au=0$c=4

REPLIES$type=list-tab$com=0$c=4$src=recent-comments

RANDOM$type=list-tab$date=0$au=0$c=4$src=random-posts

Search

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Footer Logo

Footer Logo

$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

LATEST POSTS$type=blogging$count=13$page=true$va=0

You are here: Home / , , Strategi Penerapan Kota Kompak Berdasarkan Pola Urban Compactness di Kota Bekasi [Paper]

Strategi Penerapan Kota Kompak Berdasarkan Pola Urban Compactness di Kota Bekasi [Paper]

| No comment



Abstrak

Kota Bekasi sebagai Kota besar yang terletak di konstalasi metropolitan Jabodetabek belum diterapkan konsep pembangunan kota kompak secara komprehensif.  Penelitian ini bertujuan untuk Merumuskan Strategi Penerapan Kota Kompak Berdasarkan Pola Urban Compactness di Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dalam menentukan faktor faktor kekompakan Kota Bekasi, dari faktor faktor tersebut ditentukan tingkat kekompakannya menggunakan metode klasifikasi sturgess, kemudian tingkat kekompakan tersebut dipolakan untuk mengetahui pola spasial kekompakan sehingga dapat dirumuskan strategi penerapan kota kompak berdasarkan pola spasial dari tingkatan faktor faktor yang telah diperoleh. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat klasifikasi lima kluster kekompakan di Kota Bekasi yaitu; Kluster I merupakan kluster yang struktur kota nya telah mencerminkan kompak,  Kluster II merupakan kluster yang telah memiliki struktur kompak dengan konsep Mixed Use Zoning dikarenakan adanya jalur KKOP, Kluster III merupakan kluster yang mempunyai pondasi untuk membentuk struktur kompak namun belum ada perencanaan yang matang menuju struktur kompak, Kluster IV merupakan kluster yang mempunyai ciri kekompakan namun belum meiliki pondasi kota kompak, dan Kluster V merupakan Kluster dengan kecenderungan sprawl dimana kepadatan permukiman termasuk rendah dan penggunaan lahan yang belum terkonsentrasi secara efisien dengan konsep yang mendekati kompak. 

Kata Kunci: Compact City, Urban Compactness, Pola Spasial.


Abstract 

The city of Bekasi as a large city located in the Jabodetabek metropolitan constellation has not yet applied the concept of compact city development in a comprehensive manner. This research aims to Formulate Strategies for Implementing Compact Cities Based on Urban  Compactness Patterns in Bekasi City. This study uses multiple linear regression analysis in determining the compactness factor of the City of Bekasi, from these factors determined the level of cohesiveness using the Sturgess classification method, then the level of cohesiveness is patterned to determine the spatial pattern of compactness so that a compact city implementation strategy can be formulated based on the spatial pattern of the factors that have been obtained. The results obtained in this study are the classification of five compactness clusters in the City of Bekasi, namely; Cluster I is a cluster that has a compact city structure, Cluster II is a cluster that has a compact structure with the Mixed Use Zoning concept due to the KKOP pathway, Cluster III is a cluster that has a foundation to form compact structures but no careful planning into the structure compact, Cluster IV is a cluster that has compactness characteristics but does not yet have a compact city foundation, and Cluster V is a cluster with a tendency to sprawl where settlement density includes low and land use that has not been concentrated efficiently with a concept that is close to compact.

Keywords: Compact City, Urban Compactness, Spatial Patterns.


DOWNLOAD PAPER