$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

Analisa Data Foto Udara untuk DEM dengan Metode TIN, IDW, dan Kriging [PAPER]

ABSTRAK Digital Elevation Model (DEM) atau Model Ketinggian Dijital merupakan suatu model yang merepresentasikan topografi suatu permu...



ABSTRAK

Digital Elevation Model (DEM) atau Model Ketinggian Dijital merupakan suatu model yang merepresentasikan topografi suatu permukaan. Salah satu sumber data yang digunakan untuk membuat model ketinggian dijital ini adalah menggunakan sebaran titik-titik yang memuat informasi koordinat tiga dimensi yaitu x, y, dan z di permukaan bumi. Pengambilan data sebaran titik ini dapat dilakukan melalui foto udara stereo yaitu foto udara yang saling bertampalan sehingga memberikan efek tiga dimensi yang kemudian dapat diambil informasinya.
Proses yang dilakukan untuk membuat sebaran titik ini kemudian disebut stereoplotting yaitu ekstraksi data secara stereoskopis. Sebaran titik-titik yang kemudian disebut dengan mass point ini kemudian diinterpolasi menggunakan metode TIN, IDW, dan Kriging sehingga dapat diketahui perbedaan model DEM dari masing-masing metode yang diproses menggunakan sumber data yang sama. Dari hasil interpolasi tersebut selanjutnya dilakukan analisa hasil dari elevasi setelah dilakukan interpolasi sehingga diketahui presentasenya.
Metode TIN dan IDW memiliki kemiripan dengan memberikan presentasi yang hampir sama pada tiap-tiap kelas ketinggian, sedangkan metode Kriging lebih menampilkan hasil korelasi dari titik-titik dengan radius tertentu sehingga permukaannya tidak ada yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Elevasi terkecil dan terbesar terdapat pada metode TIN yaitu sebesar 58,674 meter dan 107, 638 meter. Sementara itu, presentase persebaran ketinggian diklasifikasikan dalam 11 kelas dengan masing-masing intervalnya 5 meter. Persebaran terbesar terdapat pada range 72 – 77 meter. Dari hasil pembuatan DEM kemudian dibuat RMSE nya dengan membandingkan antara elevasi pada metode TIN, IDW, dan Kriging dengan DEM dari TerraSAR-X. Nilai yang memenuhi standar perhitungan RMSE adalah TIN dan IDW karena kurang dari sama dengan 1 meter sesuai standar RMSE dari ASPRS. Pembuatan DEM paling baik adalah menggunakan metode TIN karena memiliki RMSE terkecil yaitu 0,477 meter.

Kata Kunci—DEM, Foto Udara, TIN, IDW, Kriging.


DOWNLOAD PAPER

COMMENTS

Nama

Data,56,Geospasial,197,GIS,147,Pustaka,20,RS,146,Software,36,Tutorial,75,
ltr
item
RSGIS INDONESIA: Analisa Data Foto Udara untuk DEM dengan Metode TIN, IDW, dan Kriging [PAPER]
Analisa Data Foto Udara untuk DEM dengan Metode TIN, IDW, dan Kriging [PAPER]
https://1.bp.blogspot.com/-kuXRHkMZ488/XabYSoLhglI/AAAAAAAACJo/XPIv48thEKwCmTIM7MwMb1Pe_7w6bgv1gCLcBGAsYHQ/s640/as.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-kuXRHkMZ488/XabYSoLhglI/AAAAAAAACJo/XPIv48thEKwCmTIM7MwMb1Pe_7w6bgv1gCLcBGAsYHQ/s72-c/as.jpg
RSGIS INDONESIA
https://www.rsgis.info/2019/10/analisa-data-foto-udara-untuk-dem-dengan-metode-tin-idw-dan-kriging.html
https://www.rsgis.info/
https://www.rsgis.info/
https://www.rsgis.info/2019/10/analisa-data-foto-udara-untuk-dem-dengan-metode-tin-idw-dan-kriging.html
true
3008467515520484700
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy