Pages

Blog remote sensing, penginderaan jauh, rsgis, gis, sig, arcgis, qgis, geographic information system, data spasial, geospasial Indonesia

About

Blog Archive

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

RECENT$type=list-tab$date=0$au=0$c=4

REPLIES$type=list-tab$com=0$c=4$src=recent-comments

RANDOM$type=list-tab$date=0$au=0$c=4$src=random-posts

Search

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Footer Logo

Footer Logo

$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

LATEST POSTS$type=blogging$count=13$page=true$va=0

You are here: Home / , , Sistem Akuifer Di Lereng Gunungapi Merapi Bagian Timur dan Tenggara [PAPER]

Sistem Akuifer Di Lereng Gunungapi Merapi Bagian Timur dan Tenggara [PAPER]

| No comment



ABSTRAK

Mataair-mataair di lereng Gunungapi Merapi yang merupakan sabuk mataair (spring belt) dalam era "kebutuhan air bersih yang tidak tercemar" menjadi incaran Perusahaan Air Minum (PAM) dan juga Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Pengambilan air langsung dari mataair ternyata sering menimbulkan konflik kepentingan petani pengguna air untuk pengairan. Banyak anjuran supaya pengambilan air tidak langsung dari mataair melainkan dengan mengebor dari akuifer. Tujuan dari penelitian sistem akuifer di sekitar mataair ini untuk mengetahui sistem akuifer sebagai dasar untuk menentukan lokasi pengeboran airtanah yang dapat digunakan untuk air bersih tanpa mengurangi debit air dari mataair. Metode penelitian menggunakan pendugaan geolistrik tahanan jenis (resistivity geoelectric), pengukuran mataair, dan pengamatan geologi dan topografi di sekitar mataair. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa mataair-mataair di daerah penelitian merupakan akuifer artesis yang keluar dari akuifer tertekan. Pemunculan mataair dari akuifer dapat diakibatkan oleh sebab, yaitu i) karena akuifer tertekan terpotong oleh depresi seperti mataair Cokrotulung dan Sigedang, (ii) karena akuifer tertekan oleh lapisan lempung seperti mataair Sungsang dan Nepen. Dengan diketahuinya sistem akuifer ini dapat ditentukan bahwa daerah antara S-2 sampai S-3 dan antara S-7 sampai S-8 dapat dibor sedalam 5 meter untuk mendapatkan sumur artesis.

Kata Kunci: geolistrik; lereng Gunungapi Merapi; mataair; akuifer



DOWNLOAD PAPER