Pages

Blog remote sensing, penginderaan jauh, rsgis, gis, sig, arcgis, qgis, geographic information system, data spasial, geospasial Indonesia

About

Blog Archive

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

RECENT$type=list-tab$date=0$au=0$c=4

REPLIES$type=list-tab$com=0$c=4$src=recent-comments

RANDOM$type=list-tab$date=0$au=0$c=4$src=random-posts

Search

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Footer Logo

Footer Logo

$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

LATEST POSTS$type=blogging$count=13$page=true$va=0

You are here: Home / , , , , Tutorial Mapping Menggunakan DRONE DEPLOY

Tutorial Mapping Menggunakan DRONE DEPLOY

| No comment





Beberapa tahun terakhir, drone menjadi satu dari beberapa tehnologi yang sedang menjadi trend. Drone yang awalnya hanya digunakan untuk kebutuhan militer (spionase), dengan berkembangnya tehnologi, drone sekarang banyak dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan seperti dokumentasi, film, videografi, iklan, aerial fotografi, dan lain-lain. Banyak dari kita baik kalangan dunia usaha maupun hanya sekedar hobi memanfaatkan drone dan tehnologinya dalam kegiatan mereka. Tidak terkecuali dalam bidang pemetaan. Perusahaan produksi drone seolah berlomba dalam menawarkan dan berinovasi tehnologi agar bisa diterima oleh pasar.Beberapa drone yang banyak dipasaran saat ini seperti DJI.

DroneDeploy adalah aplikasi Fotogrametri yang sangat mudah penggunaannya. DroneDeploy merupakan aplikasi untuk membuat perencanaan jalur terbang dan pemotretan otomatis yang didalamnya terdapat pengaturan seperti, pengaturan tinggi terbang, seberapa overlap yang diperlukan , pengaturan arah pengambilan foto, serta area sehingga kita bisa merencanakan sesuai keinginan dan kebutuhan kita, dimana kita bisa mengatur sesuai keinginan dan kebutuhan kita.

Aplikasi berbasis Web ini menawarkan kepada pengguna cara instan dalam pemetaan menggunakan drone. Mulai dari merencanakan penerbangan, pengolahan data, sampai pada export data hasil penerbangan.

Untuk export data sendiri, DroneDeploy menawarkan beberapa pilihan. Mulai dari Orthophoto dalam berabagi format (JPG, Geotiff, OBJ). Digital Elevation Model (DEM), Point, LAS, XYZ, Shapefiles, DXF, Contours. Dan bisa menginput GCP juga.

Feature-Feature Pada DroneDeploy:

  • Flight Name : Nama misi penerbangan yang akan dibuat.
  • Minutes : Durasi penerbangan misi, tidak termasuk waktu pulang pergi dari home point.
  • Hectares : Luas wilayah yang tercover dalam misi yang dibuat
  • Images : Jumlah foto yang akan di potret dalam misi penerbangan
  • Battery : Jumlah baterai yang diperlukan untuk menyelesaikan misi. Jika 2 Battery, maka drone membutuhkan 2 kali penerbangan untuk menyelesaikan misi.
  • Flight Altitude : Ketinggian drone akan terbang. Perhatikan Res dibawah Flight Altitude, Res itu adalah GSD (Ground Sampling Distance). Yaitu resolusi gambar dalam satuan cm per pixel.
  • Structures Mode : Untuk pemetaan Struktur seperti bangunan dan sebagainya. Sangat cocok untuk pemetaan 3D.
  • Live Map : hanya ada di iOS, cara instan menghasilkan 2D Maps
  • Obstacle Avoidance : Untuk pilihan mengaktifkan sensor Obstacle Sensing atau tidak.
  • Advance : Pilihan lebih lanjut (akan dibawah pada butir 4 Dibawah ini)
  • Import KML or SHP : Untuk mengimport basemap / AOI / Boundary

Feature Lanjutan:


  • Sidelap : Untuk mengatur Side Overlap foto, Semakin tinggi angka Sidelap, Semakin rendah jarak antara dua garis misi. Semakin bagus pula hasil pengolahan nantinya. Rendahnya sidelap bisa berakibat pada tidak terprosesnya foto pada saat mosaicking.
  • Frontlap : Digunakan untuk mengatur Forward Overlap foto, semakin tinggi angka Frontlap, semakin dekat jarak mengambil foto, semakin bagus.
  • Flight Direction : Arah garis misi, jika di set ke 90 maka garis misi akan tegak lurus. Jika diatur ke 0, maka garis misi akan mendatar.
  • Max Flight Speed : Untuk membatasi kecepatan maksimum drone. Kalau terlalu cepat, hasil foto rentan blur.
  • Starting Waypoint : Untuk menentukan akan dimulai dari sebelah mana misi ini.
  • Set Exposure Manually in DJI Go : Jika anda ingin mengatur exposure foto secara manual dari aplikasi DJI Go
  • Set Focus Manually in DJI Go : Untuk mengatus Focus manual di DJI Go.
  • Setelah selesai, jangan lupa untuk menyimpan project dengan cara klik icon save di pojok kanan bawah.

Untuk Mempelajari cara Cara Mapping Menggunakan DRONE DEPLOY lebih mudah. Andri Romansky telah menyediakan  panduan yang mudah  Cara Mapping Menggunakan DRONE DEPLOY dalam bentuk video. Yang telah dipublishnya yang dapat dilihat dan atau diunduh secara gratis