Pages

Blog remote sensing, penginderaan jauh, rsgis, gis, sig, arcgis, qgis, geographic information system, data spasial, geospasial Indonesia

About

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

RECENT$type=list-tab$date=0$au=0$c=4

REPLIES$type=list-tab$com=0$c=4$src=recent-comments

RANDOM$type=list-tab$date=0$au=0$c=4$src=random-posts

Search

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Footer Logo

Footer Logo

$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

LATEST POSTS$type=blogging$count=13$page=true$va=0

You are here: Home / , , Penggunaan Data Penginderaan Jauh dalam Perencanaan Pembangunan Permukiman [PAPER]

Penggunaan Data Penginderaan Jauh dalam Perencanaan Pembangunan Permukiman [PAPER]

| No comment


ABSTRAK

Permukiman kota sebagai bagian dan. penggunaan lahan kota tumbuh secara cepat akibat bertambahnya penduduk dan makin beragamnya aktivitas penduduk. Untuk itu para pengelola dan perencana kota perlu mengantisipasi dan memantau kualitas permukiman agar tidak terjadi penurunan kualitas permukiman yang telah ada akibat pendirian bangunan baru maupun akibat kurangnya pemeliharaan terhadap fasilitas-fasilitas permukiman. . Untuk melakukan langkah-langkah itu diperlukan sejumlah peta-peta tematik aktual kota. Hanya saja untuk membuat peta-peta tersebut secara terestnial dipenlukan biaya, tenaga, dan waktu yang tidak sedikit karena kondisi kota yang ramai, bentuk dan luas penggunaan lahan yang vaniasinya kompleks, dan hanyak daerah psdat yang sulit untuk diukur. Untuk mengatasi kendala dan keterbatasan cara terrestrial dalam pembuatan peta-peta aktual, dapat dilakukan altematif teknik Penginderaan Jauh sistem fotografik, dengan , pendekatan­ multitemporal, foto skala besar. Pemanfaatan foto udara tersebut memungkinkan tersajinya data fisik kola secara detail dan dua atau lebih tahun pemotretan. Variabel tisik permukiman yang cukup banyak dan berbagai verst dapat diadopsi setelah dilakukan seleksi. Variabel permukiman yang memungkinkan untuk disadap dan foto udara, diantaranya: kepadatan bangunan, keteraturan bangunan, ukuran bangunan, aksesibilitas, lebar jalan masuk/jalan lingkungan, persil-persil, fasilitas-fasilitas umum permukiman, dan tutupan vegetasi. Variabel-variabel tersebut diinterpretasi dari foto udara, untuk dijadikan peta-peta tematik. Kemudian untuk menilai dan menganalisis kualitas permukiman, peta-peta tematik tersebut diolah dengan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIC). Hasil analisis itu dapat dig- • unakan sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan dan kebijakan tentang permukiman kota.

Kata kunci : Penginderaan Jauh, SIG, kualitas permukiman


DOWNLOAD PAPER