Pages

Blog remote sensing, penginderaan jauh, rsgis, gis, sig, arcgis, qgis, geographic information system, data spasial, geospasial Indonesia

About

Gambar tema oleh mariusFM77. Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

RECENT$type=list-tab$date=0$au=0$c=4

REPLIES$type=list-tab$com=0$c=4$src=recent-comments

RANDOM$type=list-tab$date=0$au=0$c=4$src=random-posts

Search

$type=slider$snippet=hide$cate=0

Footer Logo

Footer Logo

$type=ticker$count=10$cols=4$cate=0

LATEST POSTS$type=blogging$count=13$page=true$va=0

You are here: Home / OSGeoLive, Distro Linux Khusus Geospasial [SOTWARE]

OSGeoLive, Distro Linux Khusus Geospasial [SOTWARE]

| No comment

Siapa yang tidak mengenal LINUX, sebuah sistem operasi opensource yang sangat mumpuni dan banyak digunakan untuk server dan desktop. Perangkat lunak geospasial yang opensources banyak yang dapat dijalankan dalam OS Linux, seperti QGIS, GRASS, SAGA, gvSIG, dan sebagainya. Untuk penggunaan sendiri-sendiri, tentu saja akan sangat mudah menginstal masing-masing software tersebut pada OS Linux, namun untuk dapat menggunakan secara bersama-sama dengan tingkat kompatibilitas yang bagus, pengguna seringkali mendapatkan kendala kompatibilitas pengaturan. 

Untuk menghindari masalah pengaturan dari berbagai perangkat lunak GIS opensources, proyek Open Source Geospatial Foundation (OSGeo) membuat software-software geospasial opensource dalam sebuah OS Linux yang sering disebut dengan Distro yang diberi nama OSGeoLive. Distro ini dikembangkan dari LUBUNTU, yaitu sebuah Distro pengembangan dari Ubuntu yang ringan dan memiliki Desktop Environment yang minimalis.

OSGeoLive saat ini sudah mencapai versi 13.0 yang dapat diunduh dalam bentuk 1 file ISO yang dapat diburn ke dalam sebuah DVD dan bootable. Pengguna dapat tetap menggunakan OSGeoLine sebagai sebuah bootable DVD tanpa harus install. Namun jika ingin menggunakan OSGeoLive lebih cepat dan lancar maka disarankan untuk dapat menginstal OSGeoLive ke dalam sebuah partisi HD.

OSGeoLive memiliki banyak software geospasial, diantaranya adalah:
Desktop GIS: QGIS, Grass GIS, gvSIG, uDig, OpenJUMP GIS, dan SAGA
Web GIS: OpenLayers, Leaflet, Cesium, Geomajas, Mapbender, GeoExt, GeoMoose, dan GeoNode
Web Service GIS: GeoServer, MapServer, MapCache, deegree, ncWMS, EOxServer, GeoNetwork, pycsw, PyWPS, MapProxy, QGIS Server, istSOS, 52 North SOS, 52 North WPS, Zoo Project, t-rex, Actinia
Database: PostGIS, SpatiaLite, Rasdaman, pgRouting
Navigation: GosPrune, Marble, OpenStreetMap, ID editor, JOSM, OpenCPN
Tool Spasial: GMT, OTB, R, Mapnik, MapSlicer
Data: Natural Earth, North Caroline USA Educational Dataset, OpenStreetMap, NetCDF Data Set
Library: GDAL/OGR, GeoTools, GEOS, Proj.4, libLAS, JTS
Standard Geospasial: Open Geospatial Consortium, INSPIRE

Untuk mendapatkan OSGeoLive dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
1. Kunjungi website OSGeoLive di https://live.osgeo.org/
2. Kunjungi tab Download
3. Kunjungi link download untuk versi terakhir OSGeoLive yang biasanya menggunakan repository SourceForge
4. Pilih folder sesuai nama versi yang ingin didownload
5. Pilih ekstensi kompres 7z atau ISO. Penulis biasanya memilih format ISO. Untuk format md5 bukan merupakan file yang perlu didownload, hanya berguna untuk mengecek keabsahan file 7z atau ISO. 

have fun